Jumat, 14 Juli 2017

Melatih Kemandirian (2)

Melatih Kemandirian Teteh dan Adek

Hari kedua....
Teteh Giza alhamdulillah masih konsisten untuk merapikan bekas makanannya sendiri, adek agra pun ga mau kalah dan ikut membawa mangkok makanannya k dapur.
Hari ini, ummi juga mencoba untuk meminta Teteh agar memakai pakaiannya sendiri tapi masih dibantu ummi, dan de Agra lagi-lagi tidak mau ketinggalan ingin pakai sendiri bajunya, malah lebih semangat dari tetehnya. Tidak mau dibantu, tapi saat kesulitan paling kencang teriaknya minta dibantu :D
Hari kedua, masih ada sedikit drama saat de Agra meminta sesuatu, tapi alhamdulillah masih bisa diatasi. Luv u teteh n adek.

#Harike2
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#BunsayIIP
#MelatihKemandirian

Kamis, 13 Juli 2017

Melatih kemandirian (1)

Melatih kemandirian Teteh n Adek (1)




Teteh Giza (5 thn 2 bln)
Hari ini saya mulai mencoba untuk membiasakan Teteh membereskan ruangan tempat dia bermain dan membereskan piring bekas makan Teteh k dapur tempat cuci piring. Hari pertama Teteh dengan semangat membereskan ruang TV dan Kamar Tidur. Saya diminta keluar dan dia rapikan sendiri. Saya baru boleh masuk setelah semuanya rapi, dan tentu saja dengan pujian "wah teteh hebat, rapi sekali, terima kasih Teteh".
Piring bekas makannya pun dia rapikan dan simpan d dapur, adek jg ikut bantu membereskan bekas makannya sendiri, alhamdulillah. Hari pertama lancar, semoga ke depannya jg begitu. Terima kasih Teteh.

Adek Agra (2 thn, 3 bln)
Untuk Agra saya coba terapkan "bagaimana mengungkapkan keinginannya saat meminta sesuatu". Berbicara yang lembut, jelas, tanpa teriak atau nangis. Klo perlu tambah cium :D.
Permintaan pertama dan kedua masih lancar, tapi saat tiba siang hari, saat mulai ngantuk, mulai meminta dgn paksa dan tambah tangisan. Ummi sebenarnya enggan mengabulkan, tp abinya bilang "ngantuk mungkin mi" jadilah ummi mengalah.
Saat malam hari kejadian yang sama terulang lagi, meminta sambil disertai rengekan. Kali ini saya coba alihkan, adek coba tarik nafas, terus ulangi tadi minta apa? Alhamdulillah efektif.

#GameLevel2
#BunsayBatch2
#MelatihKemandirian
#HariKe1


Rabu, 21 Juni 2017

Aliran rasa (komprod)

Aliran rasa

Komunikasi keluargaku

Alhamdulillah setelah 10 hari melaksanakan tantangan game level 1, saya merasakan sedikit ada perubahan dalam komunikasi saya pribadi baik pada pasangan maupun anak-anak.

Masih terkadang susah mengendalikan emosi apalagi saat "riweuh" karena ada salah satu anak yg rewel atau sakit jadi tidak bisa fokus. Yang paling dirasakan adalah jadi setiap akan berkomunikasi dengan anak terutama, jd tidak se-ceplas ceplos biasanya. Jadi mikir dulu, pake kalimat apa ya, kata positifnya apa ya, tenang dulu tahan emosi dulu, anak2 nanti nerima informasinya sesuai ga ya... waktunya tepat ga ya, ekspresinya gimana ya...

Untuk komunikasi dengan suami juga, alhamdulillah setelah tau ilmunya mengenai family forum, jadi berusaha tidak menyia-nyiakan moment saat hanya berdua dengan suami. Dibahas lah semua tentang anak2, jd lebih merasakan ternyata selama ini.

#gamelevel1
#komunikasiproduktif
#BundaSayang
#IIP
#KuliahBunsayIIP
#aliranrasalevel1


Sabtu, 10 Juni 2017

Tantangan10hari (day10)

Komunikasi Keluargaku

Sore ini kembali ada undangan buka puasa bersama, kali ini di rumah teman abi. Belajar dari pengalaman kemarin, dari siang adek dan teteh sudah diberi penjelasan.
Ummi: "teteh, adek, sore ini kita mau ke rumah teman abi, teteh sama adek bageur ya, pulangnya nanti setelah ummi sama abi makan dulu disana" (mencoba menyampaikan yang ummi mau, bukan yang ummi tidak mau, sambil tetap menjaga intonasi suara, tatapan mata dan senyum yang ramah)
Giza dan agra: "iya"
Sengaja berangkat menjelang buka, supaya adek dan teteh ga keburu bete disana. Kebetulan juga sore ini paket pesanan buku cerita ummi sampai, jadi teteh dan adek dalam suasana hati senang mendapat buku baru. Ummi janji, nanti pulang bukber akan bacakan bukunya.
Alhamdulillah, selama di acara bukber, tidak terjadi drama nangis2an, adek sempat nangis sebentar tapi masih bisa diredakan dengan cepat. Tidak ada rengekan minta pulang, ummi dan abi juga bisa makan dengan tenang sampai selesai.
Pulang bukber, sesuai janji, ummi pun membacakan buku untuk teteh dan adek. Alhamdulillah, tidak ada drama sebelum tidur.

#day10
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2

Jumat, 09 Juni 2017

Tantangan10hari (day9)

Komunikasi Keluargaku

Sore ini ada acara buka puasa bersama di kantor abi dalam rangka ranngkaian HUT PWP ke 17, acaranya istri pegawai, acaranya ummi sebenarnya.
Acara dimulai pukul 15.30 wita, awalnya anak-anak anteng main. Menjelang buka puasa, mungkin mereka mulai ngantuk dan lapar, tapi belum juga diperbolehkan makan karena belum adzan maghrib.
Saat mulai adzan, minum es buah, sepertinya teteh kurang suka karena kelapanya keras, isi es buahnya hanya kelapa dan pepaya, sementara adek sudah menumpahkan 2 gelas es buah.
Abi kemudian pergi solat maghrib berjamaan dulu, tinggallah kami berempat, ditemani juga oleh kaka riri, ada ibu-ibu pwp lain yang menunggu giliran solat di musola.
Teteh mulai rewel ingin makan sementara adek ingin pulang ke rumah, dan mulai menangis. Akhirnya diperbolehkan mengambil nasi, sementara ummi ambil nasi, adek bayi dititip kaka eca. Melihat adeknya digendong orang lain yang belum dikenal, de agra pun tambah nangis. Adek sophia pun berpindah k bu ali, de agra sudah ga masalah tapi dia tetep minta pulang k rumah, mungkin sudah mengantuk.
Ummi sudah bujukin
Ummi: "adek makan dulu ya? Abinya masih solat, iya nanti pulang" tapi adek masih terus menangis
Ummi coba membujuk teteh giza makan, juga ga mau makan, padahal di rumah tidak ada makanan apa-apa. Ummi putuskan untuk lanjut makan, sambil terus membujuk adek. Mencoba mengalihkan perhatiannya.
Ummi: "mana hadiah adek tadi? Pegang hadiahnya"
Adek sedikit berpaling mencari tas hadiahnya, tapi terus menangis lagi.
Giza: "De agra, de agra... abio mana ya..." dan teteh coba membantu dengan mengajak adek bercanda, dengan cara khasnya, yang sampai sekarang tidak bisa ummi tiru. Dan wow, luar biasa, adek berhasil tertawa, tangisannya hilang. Mungkin ketulusan teteh dan cara teteh yang sefrekuesnsi dengan adek mampu membuat adek berpaling dari rasa ingin pulangnya.
Abipun tak lama datang dan langsung mengambil nasi. Melihat abinya datang, adek agra pun kembali menangis dan minta pulang. Sepertinya sudah sulit dibujuk lagi, dan kamipun putuskan untuk pulang saja.
Pelajaran berharga kali ini, ummi masih harus banyak belajar dari teteh soal ketulusan. Menghadapi adek yg rewel karena mengantuk, teteh lebih jago sepertinya.

#day9
#Tantangan10hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2








Tantangan10hari (day8)

Komunikasi Produktif

Alhamdulillah, hari ini teteh giza sudah mulai lancar kembali pipisnya, badannya juga sudah ga demam lagi.

Pagi-pagi, jam 10an, tukang parabot lewat depan rumah, dengan suara musiknya yang khas. Adek agra kasih kode ke ummi, teteh juga ikut menghampiri, karena ummi biasanya beli. Awalnya ummi malas beli, karena mobil parabot ga berhenti depan rumah, tapi liat wajah adek dan teteh yang penuh harap, akhirnya ummi beranjak ambil uang, kebetulan memang sedang cari saringan kawat untuk persiapan mpasi adek bayi dan jepitan baju.
Ummi: "mau beli apa teteh sama adek?"
Adek: "ainan (mainan)"
Ummi: "Mas ada saringan kawat ga?"
Mas2: "habis kyaknya Bu"
Ummi: "yaah... beli jepitan baju aja deh. Mainan ada?"
Mas2: "ga bawa mainan Bu, cuma ada bola."
Giza: "teteh mau bola mi."
Ummi: "kan di rumah sudah ada bola, masih bagus, beli sandal aja ya...??" (Mencoba memberikan pilihan lain dengan tetap menjaga intonasi suara dan ekspresi wajah yang teraenyum)
Giza: "emang ada mi?"
Ummi: "ada."
Akhirnya dibelilah 2 buah sandal jepit hello kitty, untuk teteh dan adek. Kebetulan sandal teteh yang lama hilang karena lupa dikasih masuk malam2. Dan setiap jalan keluar, teteh selalu minta dibelikan sandal tapi belum dapat yang harganya cocok. Jalannya k mol doang soalnya, jadi sandalnya mahal-mahal, alhamdulillah teteh selalu bisa diberi pengertian. Dan akhirnya hari ini, teteh dapat sandal barunya, seneng banget. Adek juga tak kalah seneng.
Abinya ditunggu-tunggu pulang untuk menunjukkan sandal barunya.
Ah anak-anak, selalu memberikan ekspresi yang diluar dugaan, padahal hanya dibelikan sandal jepit, yang harganya tidak seberapa, cuma 10rb itupun harusnya bisa ditawar tapi ummi malas nawar, belinya di tukang parabot lagi, tapi senangnya luar biasa. Love u teteh n adek.

#day8
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsaIIP
#BunsayBatch2

Rabu, 07 Juni 2017

Tantangan10hari (day7)

Komunikasi Produktif

Hari pertama setelah minum obat dokter, demamnya masih turun naik, teteh masih ngeluh pusing, setelah minum penurun panas badannya enakan dan mau makan, walaupun mulai pilih2 makanan.
Nyesel rasanya kemaren ga minta sekalian cek urine supaya tau bener tidaknya kena isk, supaya pengobatannya jg tepat. Hal ini cukup mengganggu pikiran saya.
Fisik juga mulai ngedrop sepertinya, ngantuk dan lemas mulai terasa siang hari. Pikiran belum punya lauk juga untuk buka nanti sore.
Rencana saat adek bayi tidur mau bersihkan ikan dan dibumbui supaya sore bisa dimasak.
Sekitar jam 3 sore, sophia dan teteh giza tidur, saya pikir kesempatan untuk cuci ikan, de agra saya putarkan film kesukaannya.
Tapi baru bbrp ekor dicuci, de agra teriak minta makan, padahal dia baru saja selesai makan siang dan makan cemilan juga.
Minta dibukakan kulkas, satu kali saya turuti, baru mulai cuci lagi ikan, sudah teriak lagi minta dibukakan kulkas. 2 kali.
Sampai kali ketiga dan keempat sudah hilang sabar, pusing cape, kerjaan belum beres, adek teriak-teriak terus. Rasanya mencoba tetap sabar dan waras sedikit sulit, akhirnya hilang kendali. Meluap juga marah, meminta adek untuk diam.
Tapi malah teriaknya tambah kencang.
Akhirnya didiamkan saja sambil terus mencuci ikan sampai beres, sambil adek tetap nangis teriak-teriak dan tarik-tarik baju. Dalam hati, nyesel sudah marah, ingin merangkul tapi ah sudahlah selesaikan dulu saja.
Setelah selesai cuci ikan, baru temani adek, ambilkan minum dulu karena capek teriak-teriak. Lalu temani ke tengah rumah, teteh juga terbangun karena mendengar teriakan adek.
Tak lama ditemani, dikipasi adek agra pun tidur. Ah nyesel sudah marah-marah, padahal harusnya tadi temani saja dulu ternyata agra mengantuk, karena agra jarang tidur siang dan biasanya kalau tidur malam juga lama ditemani baru tidur. Maafin ummi ya dek. Komunikasi produktif hari ini gagal :(

#day7
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2