Tantangan level 1
Komunikasi produktif
Hari ini ummi ada agenda di kantor Abi pagi-pagi, anak-anak terpaksa dibangunkan lebih pagi karena harus siap-siap betangkat ikut bareng abi k kantor.
Seperti biasa kalau pagi-pagi dibangunkan selalu ada drama. Yang masih ngantuk-lah, malas mandi-lah, ingin sarapan dulu sebelum mandi, padahal waktu sudah mepet. Satu jam harus mempersiapkan 2 balita dan satu bayi itu luar biasa pak-pik-pek riweuh kalau kata orang sundanya mah.
Huft...sabar...kendalikan emosi....masih pagi...jaga intonasi....kalau paginya diawali dengan drama, dan ummi terpancing emosi, biasanya ke depannya juga akan lebih banyak drama...
Kali ini mencoba untuk mengendalikan emosi, biasanya ummi keukeuh dengan "ayo mandi dulu, nanti terlambat!!!"
Sekarang dicoba "siapa yang mau mandi duluan...??? Mandi dulu, ummi sudah siapkan sarapannya, nanti dimakan di kantor abi ya...."
Alhamdulillah, si sulung yang biasa keukeuh ingin sarapan dulu dan malas2an kalau disuruh mandi pagi, akhirnya mau bergerak lebih dulu.
Anak kedua yang biasanya paling semangat mandi pagi, tapi karena masih mengantuk, dia malah nangis ingin bobo lagi. Tapi alhamdulillah drama nangis tidak lama. Biasanya kalau lagi riweuh seperti itu, ummi gampang terpancing emosinya, ingin semua sesuai rencana ummi. Tapi, jika diperhatikan kembali, justru anak-anak malah semakin mempertahankan diri juga dengan rencananya sendiri, akhirnya pakeukeuh-keukeuh ga ada yang mau mengalah.
Tapi dengan mengendalikan emosi, sabar, inget lagi puasa, jaga intonasi suara, alhamdulillah ternyata anak-anak lebih gampang diarahkan....
#day2
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktik
#KuliahBunsayIIP
#GameLevel1
#BunsayBatch2
Jumat, 02 Juni 2017
Kamis, 01 Juni 2017
Tantangan level 1 #day1
Tantangan level 1
Komunikasi produktif
Alhamdulillah, mulai menulis lagi, setelah vakum karena NHW sudah selesai :D. Dan sekarang masuk ke level selanjutnya insyaAllah. Kelas yg sudah ditunggu-tunggu, dinantikan dengan cemas karena tidak kunjung diundang masuk grup :D.
Bismillah, mulai tantangan level 1...level 1 nya aja sudah sangat menantang, ga kebayang level selanjutnya... Semangat!!!
Komunikasi produktif, alhamdulillah sejauh ini komunikasi dengan pasangan lancar-lancar saja, miskom masih suka ada tapi masih dalam wajar, masih satu gelombang. Yang sekarang lebih urgent kayaknya membina komunikasi produktif dengan anak.
Setelah melahirkan anak ketiga, saya merasa jadi lebih mudah marah, mudah emosi, apalagi kalau dalam kondisi lelah dan ngantuk, secara otomatis kalau sudah emosi, intonasi mulai naik, dan ekspresi juga mulai ga sedao dilihat. Suka nyesel udahnya...
Jadi, saya pribadi, insyaAllah ingin memperbaiki poin pertama, yaitu mengendalikan emosi, terutama saat sudah mulai sore, malam, saat tubuh sudah lelah dan ngantuk.
Alhamdulillah, tantangannya bertepatan dengan puasa. Awalnya, tidak akan puasa karena khawatir tidak kuat, mengurus 2 balita dan masih menyusui bayi 5m, full asi. Tapi, saat mencoba puasa pertama, alhamdulillah bayi ga rewel, cuma berasa lemes banget ibunya.
Tapi kok ya jadi lebih gampang mengendalikan emosi, padahal kondisi sama lelah dan lapar, karena inget lg puasa, takut pahala berkurang karena marah.
Apa saya harus sering puasa ya.... Supaya bisa mengendalikan emosi...
#day1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunSayIIP
#GameLevel1
#BunSayBatch2
Komunikasi produktif
Alhamdulillah, mulai menulis lagi, setelah vakum karena NHW sudah selesai :D. Dan sekarang masuk ke level selanjutnya insyaAllah. Kelas yg sudah ditunggu-tunggu, dinantikan dengan cemas karena tidak kunjung diundang masuk grup :D.
Bismillah, mulai tantangan level 1...level 1 nya aja sudah sangat menantang, ga kebayang level selanjutnya... Semangat!!!
Komunikasi produktif, alhamdulillah sejauh ini komunikasi dengan pasangan lancar-lancar saja, miskom masih suka ada tapi masih dalam wajar, masih satu gelombang. Yang sekarang lebih urgent kayaknya membina komunikasi produktif dengan anak.
Setelah melahirkan anak ketiga, saya merasa jadi lebih mudah marah, mudah emosi, apalagi kalau dalam kondisi lelah dan ngantuk, secara otomatis kalau sudah emosi, intonasi mulai naik, dan ekspresi juga mulai ga sedao dilihat. Suka nyesel udahnya...
Jadi, saya pribadi, insyaAllah ingin memperbaiki poin pertama, yaitu mengendalikan emosi, terutama saat sudah mulai sore, malam, saat tubuh sudah lelah dan ngantuk.
Alhamdulillah, tantangannya bertepatan dengan puasa. Awalnya, tidak akan puasa karena khawatir tidak kuat, mengurus 2 balita dan masih menyusui bayi 5m, full asi. Tapi, saat mencoba puasa pertama, alhamdulillah bayi ga rewel, cuma berasa lemes banget ibunya.
Tapi kok ya jadi lebih gampang mengendalikan emosi, padahal kondisi sama lelah dan lapar, karena inget lg puasa, takut pahala berkurang karena marah.
Apa saya harus sering puasa ya.... Supaya bisa mengendalikan emosi...
#day1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunSayIIP
#GameLevel1
#BunSayBatch2
Selasa, 04 April 2017
Aliran rasa_DinaMariyanti
ALIRAN RASA
alhamdulillah, 9 NHW sudah terselesaikan, walaupun sering-sering mepet deadline. InsyaAllah pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan kesan-kesan saya selama mengikuti program Matrikulasi Ibu Profesional Batch 3.
Pertama kali lihat info program ini lewat fb pa Dodik, langsung tertarik dan penasaran, alhamdulillah mendapat sambutan baik juga dari suami, langsung acc dan langsung daftar hari itu juga.
Setelah daftar, kemudian baru dibaca-baca dengan lebih seksama pengumumannya, ternyata ada kriteria lulusnya, ada tugasnya pula, mulai ciut, apa bisa ya... Tapi sudah telanjur daftar, ya sudah bismillah saja.
Tantangan pertama dari grup, ternyata tugas NHWnya harus dikumpulkan dalam bentuk blog atau Google drive atau note fb, galau lagi, karena tidak punya blog, tidak mengerti Google drive, dan note fb kok ga ketemu di aplikasi hp. Seharian akhirnya belajar buat blog, cari tahu google drive dan utak-atik fb mencari dimana note. Alhamdulillah, akhirnya blog menjadi media yang dipilih.
Alhamdulillah, banyak sekali manfaat yang didapat melalui program ini. Jujur selama ini, saya banyak mengikuti grup-grup parenting d wa, tapi kadang saat kulwap tidak pas waktunya jadi tidak bisa standby, dan mencari waktu luang untuk baca ternyata chatnya sudah ratusan, akhirnya malas dibaca. Tapi dengan adanya NHW, akhirnya memaksakan diri untuk scroll mencari materi dan ringkasan kulwap yang tertinggal.
NHW surat cinta nya luar biasa, pertama kali buat surat cinta hehe.
Dan yang paling membantu adalah Checlist yang dibuat serta jadwal harian. Karena saya baru sebulan ini kembali ikut suami merantai setelah selama 6 bulan pulang kampung cuti lahiran. Di kampung terbiasa dibantu segala2nya, sedangkan disini harus mengerjakan semua sendiri dengan 1 bayi dan 2 balita. Jadwal harian yang dibuat benar-benar sangat membantu buat saya.
Terima kasih iip, bu septi, pa dodik. Terimakasih untuk para fasilitator, ketua kelas, korming dan teteh2 semua yang sudah mau berbagi ilmunya. Alhamdulillah bisa banyak belajar disini.
-Dina Mariyanti-
alhamdulillah, 9 NHW sudah terselesaikan, walaupun sering-sering mepet deadline. InsyaAllah pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan kesan-kesan saya selama mengikuti program Matrikulasi Ibu Profesional Batch 3.
Pertama kali lihat info program ini lewat fb pa Dodik, langsung tertarik dan penasaran, alhamdulillah mendapat sambutan baik juga dari suami, langsung acc dan langsung daftar hari itu juga.
Setelah daftar, kemudian baru dibaca-baca dengan lebih seksama pengumumannya, ternyata ada kriteria lulusnya, ada tugasnya pula, mulai ciut, apa bisa ya... Tapi sudah telanjur daftar, ya sudah bismillah saja.
Tantangan pertama dari grup, ternyata tugas NHWnya harus dikumpulkan dalam bentuk blog atau Google drive atau note fb, galau lagi, karena tidak punya blog, tidak mengerti Google drive, dan note fb kok ga ketemu di aplikasi hp. Seharian akhirnya belajar buat blog, cari tahu google drive dan utak-atik fb mencari dimana note. Alhamdulillah, akhirnya blog menjadi media yang dipilih.
Alhamdulillah, banyak sekali manfaat yang didapat melalui program ini. Jujur selama ini, saya banyak mengikuti grup-grup parenting d wa, tapi kadang saat kulwap tidak pas waktunya jadi tidak bisa standby, dan mencari waktu luang untuk baca ternyata chatnya sudah ratusan, akhirnya malas dibaca. Tapi dengan adanya NHW, akhirnya memaksakan diri untuk scroll mencari materi dan ringkasan kulwap yang tertinggal.
NHW surat cinta nya luar biasa, pertama kali buat surat cinta hehe.
Dan yang paling membantu adalah Checlist yang dibuat serta jadwal harian. Karena saya baru sebulan ini kembali ikut suami merantai setelah selama 6 bulan pulang kampung cuti lahiran. Di kampung terbiasa dibantu segala2nya, sedangkan disini harus mengerjakan semua sendiri dengan 1 bayi dan 2 balita. Jadwal harian yang dibuat benar-benar sangat membantu buat saya.
Terima kasih iip, bu septi, pa dodik. Terimakasih untuk para fasilitator, ketua kelas, korming dan teteh2 semua yang sudah mau berbagi ilmunya. Alhamdulillah bisa banyak belajar disini.
-Dina Mariyanti-
Jumat, 24 Maret 2017
NHW9_DinaMariyanti
NICE HOME WORK#9
Bunda sebagai Agen perubahan
Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.
Rumus yang kita pakai :
*PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE*
Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.
Sedangkan social enterpreneur adalah orang yg menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.
Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa emphaty, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.
Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.
Mulailah dari yg sederhana, lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yg dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yg sama dengan kita.
Setelah selesai dengan permasalahan kita sendiri, baru keluar melihat isu sosial yg ada di sekitar kita.
Bagaimana caranya? isilah bagan-bagan di bawah ini:
Jumat, 17 Maret 2017
NHW#8_DinaMariyanti
BE - DO - HAVE
Nice Home Work #8
MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS
a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7)
*Jika melihat kuadran Suka dan Bisa di NHW 7 , saya akan memilih : membersamai anak-anak sehari-hari.
*Jika melihat kuadran Suka dan Bisa di NHW 7 , saya akan memilih : membersamai anak-anak sehari-hari.
b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :
1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)
Ingin menjadi istri yang diharapkan suami dan jadi ibu yang baik bagi anak-anak serta mampu menjadi teladan bagi mereka.
1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)
Ingin menjadi istri yang diharapkan suami dan jadi ibu yang baik bagi anak-anak serta mampu menjadi teladan bagi mereka.
2. Kita ingin melakukan apa ? (DO)
* Ingin bisa membesamai setiap perkembangan anak-anak, mampu bersabar dalam menghadapi keunikan-keunikan sifat mereka, tetap menghadirkan senyuman selama bersama mereka.
* Ingin bisa membesamai setiap perkembangan anak-anak, mampu bersabar dalam menghadapi keunikan-keunikan sifat mereka, tetap menghadirkan senyuman selama bersama mereka.
3. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)
* ingin memiliki kesabaran dan kekuatan yang extra dalam membersamai anak-anak dan membentuk mereka menjadi pribadi yang solihah yang bermanfaat bagi sesama.
* ingin memiliki kesabaran dan kekuatan yang extra dalam membersamai anak-anak dan membentuk mereka menjadi pribadi yang solihah yang bermanfaat bagi sesama.
c. Perhatikan 3 aspek dimensi ini dan isilah:
1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)
* Ingin jadi istri dan ibu yang dapat diandalkan dan dibanggakan keluarga, yang kehadirannya selalu dinantikan dan dirindukan yang dapat dijadikan teladan yang baik.
1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)
* Ingin jadi istri dan ibu yang dapat diandalkan dan dibanggakan keluarga, yang kehadirannya selalu dinantikan dan dirindukan yang dapat dijadikan teladan yang baik.
2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)
Ingin berperan aktif dalam komunita based Education di daerah domisili, untuk sekarang tentunya di palopo.
Ingin berperan aktif dalam komunita based Education di daerah domisili, untuk sekarang tentunya di palopo.
3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)
* menjalankan secara istiqomah semua yang sudah direncanakan dan dibuat ceklisnya selama mengikuti program matrikulasi ibu profesional. InsyaAllah.
Bismillah 1 NHW lagi, semangat. Terima kasih iip.
Dina Mariyanti
* menjalankan secara istiqomah semua yang sudah direncanakan dan dibuat ceklisnya selama mengikuti program matrikulasi ibu profesional. InsyaAllah.
Bismillah 1 NHW lagi, semangat. Terima kasih iip.
Dina Mariyanti
Jumat, 10 Maret 2017
NHW#7_DinaMariyanti
Nice Home Work #7
Tahapan Menuju Bunda Produktif
1. Hasil tes temubakat.com
Saya pribadi sebenarnya sudah pernah melakukan tes temubakat
ini setahun yang lalu, saat itu direkomendasikan oleh grup komunitas HebAT
Sulawesi. Tapi jujur, saat tes saya merasa kebingungan dalam memilih kriteria
yang sesuai dengan diri saya. Dan saat sekarang harus tes kembali pun, saya
masih merasa kebingungan bahkan saat tes harus diulang karena kendala sinyal,
bisa jadian i yang saya pilih berbeda dengan pilihan sebelumnya. Baiklah, berikut
hasil ST30 saya:
Dina Mariyanti, anda adalah orang yang dapat
merasakan perasaan orang lain baik sedang gembira maupun sedang sedih, senang
mengkomunikasikan sesuatu yang sederhana menjadi menarik, selalu ingin
memajukan orang lain, dan senang melihat kemajuan orang, senang memotivasi
dengan berbagai cara ada yang melalui sifat periangnya ada yang memalui sifat
empatinya ada juga karena selalu ingin memajukan orang lain, suka melayani
orang lain dan mendahulukan orang lain.
Jika dilihat hasilnya, memang sedikit banyak
mewakili kepribadian saya J
2. Kuadran aktivitas
Suka
|
Tidak Suka
|
|
Bisa
|
Bermain dengan anak
Membaca buku
Jalan-jalan
Menikmati dan mengamati
lingkungan sekitar
Menonton film
|
Aktivitas kerumahtanggaan
Membuat pembukuan
|
Tidak Bisa
|
Memasak
Berdandan
Bercocok tanam
Menjahit
Mendongeng
|
Hal-hal yang berkaitan
dengan teknologi baru
Berdebat
Memelihara binatang
Menulis
|
Jumat, 03 Maret 2017
NHW#6_Dina Mariyanti
Nice Home Work #6
BELAJAR MENJADI MANAJER KELUARGA HANDAL
Tema NHW kali ini sesuai dengan keinginan suami, yaitu agar
istrinya bisa menjadi manajer keluarga terutama dalam mengatur keuangan
keluarga. Bismillah, semoga keinginan itu dapat terwujud….
Belajar menjadi manajer yang handal, Mengapa? Karena hal ini
akan mempermudah Bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah
Bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.
Ada hal-hal yang kadang mengganggu proses kita menemukan
peran hidup, yaitu RUTINITAS. Menjalankan pekerjaan rutin yang tidak selesai,
membuat kita Merasa Sibuk, sehingga kadang tidak ada waktu lagi untuk proses
menemukan diri.
Maka, ikutilah tahapan-tahapan sbb:
1. Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting dan 3 aktivitas
yang paling tidak penting!
3 aktivitas penting
-
Sholat 5 waktu diawal waktu dan tilawah sebelum
beraktivitas dan menjelang tidur.
-
Melaksanakan pekerjaan rumah tangga: masak
(menyiapkan makanan untuk suami dan anak-anak), menyiapkan pakaian yang bersih
dan rapi, dan membersihkan rumah
-
Membersamai anak-anak dan suami
3 aktivitas tidak penting
-
sosmed, saya menyadari ini sangat menyita waktu,
awalnya dari sekedar iseng baca-baca status, kemudian jadi tertarik untuk
berkomentar dan akhirnya jadi chating atau sekedar menyapa teman-teman di
sosial media.
-
Browsing dan game online, awalnya karena jenuh,
sedikit refreshing dengan main game tapi jadi keasikan dan lupa waktu.
Alhamdulillah, sekarang di HP sudah tidak ada aplikasi game satupun.
-
Menonton TV dan drama korea, dari kecil saya
tipe yang jarang main diluar rumah, jadi hiburan satu-satunya adalah menonton
TV, jadilah sampai sekarangpun belum bisa lepas betul-betul dari TV walau
kadang sekarang fungsi TV hanya sebagai alat untuk menemani agar tidak sepi
saat anak-anak tidur.
2. waktu Anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?
yang paling menghabiskan waktu adalah aktivitas dengan
sosial media, alhamdulillah sudah mulai bisa mengurangi sedikit demi sedikit
karena ternyata membersamai 3 anak lebih menyita waktu J
3. Jadikam 3 aktivitas penting menjadi aktivitas dinamis
sehari-hari untuk memperbanyak jam terbang peran hidup anda, tengok NHW
sebelumnya ya, agar selaras.
- pada NHW sebelumnya, saya bertekad untuk memperbaiki
kualitas ibadah wajib harian, selama ini sholat sering dilakukan saat anak-anak
bisa dikondisikan untuk menerima ibunya solat sejenak, seharusnya tiap awal
waktu solat, saya langsung mengkondisikan anak-anak dengan mengajak mereka
turut serta solat bersama. Pekerjaan rumah tangga juga seringkali terabaikan
karena telat bangun pagi, alarm sudah berbunyi namun masih saja menurutkan rasa
malas karena kecapean pada hari sebelumnya. Dan saya juga masih kurang sabar
dalam membersamai anak-anak, selalu saja ada adegan “antagonis” terutama saat
anak-anak sudah mulai rewel karena ngantuk dan saya juga sudah mulai letih.
4. kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu,
berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time.
- 03.00-04.30: Mencoba untuk bangun pagi, solat sunah,
kemudian melanjutkan aktivitas rumah tangga (menyetrika pakaian, mencuci
pakaian), persiapan memasak
- 04.30-05.00: mandi, persiapan solat subuh dan tilawah
- 05.00-06.30: memasak dan cuci piring, persiapan memandikan
anak-anak, sarapan
- 06.30-16.30: membersamai anak-anak (solat dzuhur dan
ashar, memasak makan siang yang cepat
dan sederhana).
- 16.30-20.30: suami pulang kerja, dapat sedikit rehat untuk
membersihkan diri, persiapan solat maghrib, anak-anak dikondisikan untuk tidur
awal waktu
- 20.30-22.00: melanjutkan aktivitas kerumah
tanggaan,beres-beres rumah, solat isya dan persiapan istirahat, waktunya me
time juga.
5. jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi
jadwal waktu harian anda.
Ini cukup sulit, terutama untuk berusaha tidak ikut terlelap
saat menidurkan anak-anak :D
6. setelah tahap di atas selesai anda tentukan. Buatlah
jadwal harian yang paling mudah anda kerjakan.
Sepertinya jawaban poin 4 cukup mewakili jadwal harian.
7. amati selama satu minggu pertama, apakah terlaksana
dengan baik?
Sebenarnya selama seminggu ini masih meraba-raba jadwal
harian yang paling mungkin dan mudah untuk dilakukan yang seperti apa, karena
masih adaptasi juga. Saya dan keluarga baru ahad kemarin mulai ikut kembali
dengan suami merantau di Palopo, setelah sebelumnya pulang kampung untuk
lahiran anak ketiga. Selama di kampung saya selalu ditemani dan dibantu oleh
Bibi, sehingga saat harus kembali ke palopo membawa bayi dan 2 balita dengan
suami yang kerja dari pagi sampai sore dan tanpa asisten rumah tangga, cukup
keteteran. Semoga dengan disusunkan jadwal ini dapat membantu saya lebih
konsisten dan pekerjaan rumah pun semakin terkontrol dan terlaksana dengan
baik.
Kalau tidak segera revisi, kalau baik, lanjutkan dampai
dengan 3 bulan.
insyaAllah, semoga niat baik untuk terus memperbaiki diri
ini Allah catatkan menjadi sebaik-baik amalan. Semoga Allah mudahkan.
Salam Ibu profesional
Dina Mariyanti
Langganan:
Postingan (Atom)

