Aliran rasa
Komunikasi keluargaku
Alhamdulillah setelah 10 hari melaksanakan tantangan game level 1, saya merasakan sedikit ada perubahan dalam komunikasi saya pribadi baik pada pasangan maupun anak-anak.
Masih terkadang susah mengendalikan emosi apalagi saat "riweuh" karena ada salah satu anak yg rewel atau sakit jadi tidak bisa fokus. Yang paling dirasakan adalah jadi setiap akan berkomunikasi dengan anak terutama, jd tidak se-ceplas ceplos biasanya. Jadi mikir dulu, pake kalimat apa ya, kata positifnya apa ya, tenang dulu tahan emosi dulu, anak2 nanti nerima informasinya sesuai ga ya... waktunya tepat ga ya, ekspresinya gimana ya...
Untuk komunikasi dengan suami juga, alhamdulillah setelah tau ilmunya mengenai family forum, jadi berusaha tidak menyia-nyiakan moment saat hanya berdua dengan suami. Dibahas lah semua tentang anak2, jd lebih merasakan ternyata selama ini.
#gamelevel1
#komunikasiproduktif
#BundaSayang
#IIP
#KuliahBunsayIIP
#aliranrasalevel1
Rabu, 21 Juni 2017
Sabtu, 10 Juni 2017
Tantangan10hari (day10)
Komunikasi Keluargaku
Sore ini kembali ada undangan buka puasa bersama, kali ini di rumah teman abi. Belajar dari pengalaman kemarin, dari siang adek dan teteh sudah diberi penjelasan.
Ummi: "teteh, adek, sore ini kita mau ke rumah teman abi, teteh sama adek bageur ya, pulangnya nanti setelah ummi sama abi makan dulu disana" (mencoba menyampaikan yang ummi mau, bukan yang ummi tidak mau, sambil tetap menjaga intonasi suara, tatapan mata dan senyum yang ramah)
Giza dan agra: "iya"
Sengaja berangkat menjelang buka, supaya adek dan teteh ga keburu bete disana. Kebetulan juga sore ini paket pesanan buku cerita ummi sampai, jadi teteh dan adek dalam suasana hati senang mendapat buku baru. Ummi janji, nanti pulang bukber akan bacakan bukunya.
Alhamdulillah, selama di acara bukber, tidak terjadi drama nangis2an, adek sempat nangis sebentar tapi masih bisa diredakan dengan cepat. Tidak ada rengekan minta pulang, ummi dan abi juga bisa makan dengan tenang sampai selesai.
Pulang bukber, sesuai janji, ummi pun membacakan buku untuk teteh dan adek. Alhamdulillah, tidak ada drama sebelum tidur.
#day10
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2
Sore ini kembali ada undangan buka puasa bersama, kali ini di rumah teman abi. Belajar dari pengalaman kemarin, dari siang adek dan teteh sudah diberi penjelasan.
Ummi: "teteh, adek, sore ini kita mau ke rumah teman abi, teteh sama adek bageur ya, pulangnya nanti setelah ummi sama abi makan dulu disana" (mencoba menyampaikan yang ummi mau, bukan yang ummi tidak mau, sambil tetap menjaga intonasi suara, tatapan mata dan senyum yang ramah)
Giza dan agra: "iya"
Sengaja berangkat menjelang buka, supaya adek dan teteh ga keburu bete disana. Kebetulan juga sore ini paket pesanan buku cerita ummi sampai, jadi teteh dan adek dalam suasana hati senang mendapat buku baru. Ummi janji, nanti pulang bukber akan bacakan bukunya.
Alhamdulillah, selama di acara bukber, tidak terjadi drama nangis2an, adek sempat nangis sebentar tapi masih bisa diredakan dengan cepat. Tidak ada rengekan minta pulang, ummi dan abi juga bisa makan dengan tenang sampai selesai.
Pulang bukber, sesuai janji, ummi pun membacakan buku untuk teteh dan adek. Alhamdulillah, tidak ada drama sebelum tidur.
#day10
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2
Jumat, 09 Juni 2017
Tantangan10hari (day9)
Komunikasi Keluargaku
Sore ini ada acara buka puasa bersama di kantor abi dalam rangka ranngkaian HUT PWP ke 17, acaranya istri pegawai, acaranya ummi sebenarnya.
Acara dimulai pukul 15.30 wita, awalnya anak-anak anteng main. Menjelang buka puasa, mungkin mereka mulai ngantuk dan lapar, tapi belum juga diperbolehkan makan karena belum adzan maghrib.
Saat mulai adzan, minum es buah, sepertinya teteh kurang suka karena kelapanya keras, isi es buahnya hanya kelapa dan pepaya, sementara adek sudah menumpahkan 2 gelas es buah.
Abi kemudian pergi solat maghrib berjamaan dulu, tinggallah kami berempat, ditemani juga oleh kaka riri, ada ibu-ibu pwp lain yang menunggu giliran solat di musola.
Teteh mulai rewel ingin makan sementara adek ingin pulang ke rumah, dan mulai menangis. Akhirnya diperbolehkan mengambil nasi, sementara ummi ambil nasi, adek bayi dititip kaka eca. Melihat adeknya digendong orang lain yang belum dikenal, de agra pun tambah nangis. Adek sophia pun berpindah k bu ali, de agra sudah ga masalah tapi dia tetep minta pulang k rumah, mungkin sudah mengantuk.
Ummi sudah bujukin
Ummi: "adek makan dulu ya? Abinya masih solat, iya nanti pulang" tapi adek masih terus menangis
Ummi coba membujuk teteh giza makan, juga ga mau makan, padahal di rumah tidak ada makanan apa-apa. Ummi putuskan untuk lanjut makan, sambil terus membujuk adek. Mencoba mengalihkan perhatiannya.
Ummi: "mana hadiah adek tadi? Pegang hadiahnya"
Adek sedikit berpaling mencari tas hadiahnya, tapi terus menangis lagi.
Giza: "De agra, de agra... abio mana ya..." dan teteh coba membantu dengan mengajak adek bercanda, dengan cara khasnya, yang sampai sekarang tidak bisa ummi tiru. Dan wow, luar biasa, adek berhasil tertawa, tangisannya hilang. Mungkin ketulusan teteh dan cara teteh yang sefrekuesnsi dengan adek mampu membuat adek berpaling dari rasa ingin pulangnya.
Abipun tak lama datang dan langsung mengambil nasi. Melihat abinya datang, adek agra pun kembali menangis dan minta pulang. Sepertinya sudah sulit dibujuk lagi, dan kamipun putuskan untuk pulang saja.
Pelajaran berharga kali ini, ummi masih harus banyak belajar dari teteh soal ketulusan. Menghadapi adek yg rewel karena mengantuk, teteh lebih jago sepertinya.
#day9
#Tantangan10hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2
Sore ini ada acara buka puasa bersama di kantor abi dalam rangka ranngkaian HUT PWP ke 17, acaranya istri pegawai, acaranya ummi sebenarnya.
Acara dimulai pukul 15.30 wita, awalnya anak-anak anteng main. Menjelang buka puasa, mungkin mereka mulai ngantuk dan lapar, tapi belum juga diperbolehkan makan karena belum adzan maghrib.
Saat mulai adzan, minum es buah, sepertinya teteh kurang suka karena kelapanya keras, isi es buahnya hanya kelapa dan pepaya, sementara adek sudah menumpahkan 2 gelas es buah.
Abi kemudian pergi solat maghrib berjamaan dulu, tinggallah kami berempat, ditemani juga oleh kaka riri, ada ibu-ibu pwp lain yang menunggu giliran solat di musola.
Teteh mulai rewel ingin makan sementara adek ingin pulang ke rumah, dan mulai menangis. Akhirnya diperbolehkan mengambil nasi, sementara ummi ambil nasi, adek bayi dititip kaka eca. Melihat adeknya digendong orang lain yang belum dikenal, de agra pun tambah nangis. Adek sophia pun berpindah k bu ali, de agra sudah ga masalah tapi dia tetep minta pulang k rumah, mungkin sudah mengantuk.
Ummi sudah bujukin
Ummi: "adek makan dulu ya? Abinya masih solat, iya nanti pulang" tapi adek masih terus menangis
Ummi coba membujuk teteh giza makan, juga ga mau makan, padahal di rumah tidak ada makanan apa-apa. Ummi putuskan untuk lanjut makan, sambil terus membujuk adek. Mencoba mengalihkan perhatiannya.
Ummi: "mana hadiah adek tadi? Pegang hadiahnya"
Adek sedikit berpaling mencari tas hadiahnya, tapi terus menangis lagi.
Giza: "De agra, de agra... abio mana ya..." dan teteh coba membantu dengan mengajak adek bercanda, dengan cara khasnya, yang sampai sekarang tidak bisa ummi tiru. Dan wow, luar biasa, adek berhasil tertawa, tangisannya hilang. Mungkin ketulusan teteh dan cara teteh yang sefrekuesnsi dengan adek mampu membuat adek berpaling dari rasa ingin pulangnya.
Abipun tak lama datang dan langsung mengambil nasi. Melihat abinya datang, adek agra pun kembali menangis dan minta pulang. Sepertinya sudah sulit dibujuk lagi, dan kamipun putuskan untuk pulang saja.
Pelajaran berharga kali ini, ummi masih harus banyak belajar dari teteh soal ketulusan. Menghadapi adek yg rewel karena mengantuk, teteh lebih jago sepertinya.
#day9
#Tantangan10hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2
Tantangan10hari (day8)
Komunikasi Produktif
Alhamdulillah, hari ini teteh giza sudah mulai lancar kembali pipisnya, badannya juga sudah ga demam lagi.
Pagi-pagi, jam 10an, tukang parabot lewat depan rumah, dengan suara musiknya yang khas. Adek agra kasih kode ke ummi, teteh juga ikut menghampiri, karena ummi biasanya beli. Awalnya ummi malas beli, karena mobil parabot ga berhenti depan rumah, tapi liat wajah adek dan teteh yang penuh harap, akhirnya ummi beranjak ambil uang, kebetulan memang sedang cari saringan kawat untuk persiapan mpasi adek bayi dan jepitan baju.
Ummi: "mau beli apa teteh sama adek?"
Adek: "ainan (mainan)"
Ummi: "Mas ada saringan kawat ga?"
Mas2: "habis kyaknya Bu"
Ummi: "yaah... beli jepitan baju aja deh. Mainan ada?"
Mas2: "ga bawa mainan Bu, cuma ada bola."
Giza: "teteh mau bola mi."
Ummi: "kan di rumah sudah ada bola, masih bagus, beli sandal aja ya...??" (Mencoba memberikan pilihan lain dengan tetap menjaga intonasi suara dan ekspresi wajah yang teraenyum)
Giza: "emang ada mi?"
Ummi: "ada."
Akhirnya dibelilah 2 buah sandal jepit hello kitty, untuk teteh dan adek. Kebetulan sandal teteh yang lama hilang karena lupa dikasih masuk malam2. Dan setiap jalan keluar, teteh selalu minta dibelikan sandal tapi belum dapat yang harganya cocok. Jalannya k mol doang soalnya, jadi sandalnya mahal-mahal, alhamdulillah teteh selalu bisa diberi pengertian. Dan akhirnya hari ini, teteh dapat sandal barunya, seneng banget. Adek juga tak kalah seneng.
Abinya ditunggu-tunggu pulang untuk menunjukkan sandal barunya.
Ah anak-anak, selalu memberikan ekspresi yang diluar dugaan, padahal hanya dibelikan sandal jepit, yang harganya tidak seberapa, cuma 10rb itupun harusnya bisa ditawar tapi ummi malas nawar, belinya di tukang parabot lagi, tapi senangnya luar biasa. Love u teteh n adek.
#day8
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsaIIP
#BunsayBatch2
Alhamdulillah, hari ini teteh giza sudah mulai lancar kembali pipisnya, badannya juga sudah ga demam lagi.
Pagi-pagi, jam 10an, tukang parabot lewat depan rumah, dengan suara musiknya yang khas. Adek agra kasih kode ke ummi, teteh juga ikut menghampiri, karena ummi biasanya beli. Awalnya ummi malas beli, karena mobil parabot ga berhenti depan rumah, tapi liat wajah adek dan teteh yang penuh harap, akhirnya ummi beranjak ambil uang, kebetulan memang sedang cari saringan kawat untuk persiapan mpasi adek bayi dan jepitan baju.
Ummi: "mau beli apa teteh sama adek?"
Adek: "ainan (mainan)"
Ummi: "Mas ada saringan kawat ga?"
Mas2: "habis kyaknya Bu"
Ummi: "yaah... beli jepitan baju aja deh. Mainan ada?"
Mas2: "ga bawa mainan Bu, cuma ada bola."
Giza: "teteh mau bola mi."
Ummi: "kan di rumah sudah ada bola, masih bagus, beli sandal aja ya...??" (Mencoba memberikan pilihan lain dengan tetap menjaga intonasi suara dan ekspresi wajah yang teraenyum)
Giza: "emang ada mi?"
Ummi: "ada."
Akhirnya dibelilah 2 buah sandal jepit hello kitty, untuk teteh dan adek. Kebetulan sandal teteh yang lama hilang karena lupa dikasih masuk malam2. Dan setiap jalan keluar, teteh selalu minta dibelikan sandal tapi belum dapat yang harganya cocok. Jalannya k mol doang soalnya, jadi sandalnya mahal-mahal, alhamdulillah teteh selalu bisa diberi pengertian. Dan akhirnya hari ini, teteh dapat sandal barunya, seneng banget. Adek juga tak kalah seneng.
Abinya ditunggu-tunggu pulang untuk menunjukkan sandal barunya.
Ah anak-anak, selalu memberikan ekspresi yang diluar dugaan, padahal hanya dibelikan sandal jepit, yang harganya tidak seberapa, cuma 10rb itupun harusnya bisa ditawar tapi ummi malas nawar, belinya di tukang parabot lagi, tapi senangnya luar biasa. Love u teteh n adek.
#day8
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsaIIP
#BunsayBatch2
Rabu, 07 Juni 2017
Tantangan10hari (day7)
Komunikasi Produktif
Hari pertama setelah minum obat dokter, demamnya masih turun naik, teteh masih ngeluh pusing, setelah minum penurun panas badannya enakan dan mau makan, walaupun mulai pilih2 makanan.
Nyesel rasanya kemaren ga minta sekalian cek urine supaya tau bener tidaknya kena isk, supaya pengobatannya jg tepat. Hal ini cukup mengganggu pikiran saya.
Fisik juga mulai ngedrop sepertinya, ngantuk dan lemas mulai terasa siang hari. Pikiran belum punya lauk juga untuk buka nanti sore.
Rencana saat adek bayi tidur mau bersihkan ikan dan dibumbui supaya sore bisa dimasak.
Sekitar jam 3 sore, sophia dan teteh giza tidur, saya pikir kesempatan untuk cuci ikan, de agra saya putarkan film kesukaannya.
Tapi baru bbrp ekor dicuci, de agra teriak minta makan, padahal dia baru saja selesai makan siang dan makan cemilan juga.
Minta dibukakan kulkas, satu kali saya turuti, baru mulai cuci lagi ikan, sudah teriak lagi minta dibukakan kulkas. 2 kali.
Sampai kali ketiga dan keempat sudah hilang sabar, pusing cape, kerjaan belum beres, adek teriak-teriak terus. Rasanya mencoba tetap sabar dan waras sedikit sulit, akhirnya hilang kendali. Meluap juga marah, meminta adek untuk diam.
Tapi malah teriaknya tambah kencang.
Akhirnya didiamkan saja sambil terus mencuci ikan sampai beres, sambil adek tetap nangis teriak-teriak dan tarik-tarik baju. Dalam hati, nyesel sudah marah, ingin merangkul tapi ah sudahlah selesaikan dulu saja.
Setelah selesai cuci ikan, baru temani adek, ambilkan minum dulu karena capek teriak-teriak. Lalu temani ke tengah rumah, teteh juga terbangun karena mendengar teriakan adek.
Tak lama ditemani, dikipasi adek agra pun tidur. Ah nyesel sudah marah-marah, padahal harusnya tadi temani saja dulu ternyata agra mengantuk, karena agra jarang tidur siang dan biasanya kalau tidur malam juga lama ditemani baru tidur. Maafin ummi ya dek. Komunikasi produktif hari ini gagal :(
#day7
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2
Hari pertama setelah minum obat dokter, demamnya masih turun naik, teteh masih ngeluh pusing, setelah minum penurun panas badannya enakan dan mau makan, walaupun mulai pilih2 makanan.
Nyesel rasanya kemaren ga minta sekalian cek urine supaya tau bener tidaknya kena isk, supaya pengobatannya jg tepat. Hal ini cukup mengganggu pikiran saya.
Fisik juga mulai ngedrop sepertinya, ngantuk dan lemas mulai terasa siang hari. Pikiran belum punya lauk juga untuk buka nanti sore.
Rencana saat adek bayi tidur mau bersihkan ikan dan dibumbui supaya sore bisa dimasak.
Sekitar jam 3 sore, sophia dan teteh giza tidur, saya pikir kesempatan untuk cuci ikan, de agra saya putarkan film kesukaannya.
Tapi baru bbrp ekor dicuci, de agra teriak minta makan, padahal dia baru saja selesai makan siang dan makan cemilan juga.
Minta dibukakan kulkas, satu kali saya turuti, baru mulai cuci lagi ikan, sudah teriak lagi minta dibukakan kulkas. 2 kali.
Sampai kali ketiga dan keempat sudah hilang sabar, pusing cape, kerjaan belum beres, adek teriak-teriak terus. Rasanya mencoba tetap sabar dan waras sedikit sulit, akhirnya hilang kendali. Meluap juga marah, meminta adek untuk diam.
Tapi malah teriaknya tambah kencang.
Akhirnya didiamkan saja sambil terus mencuci ikan sampai beres, sambil adek tetap nangis teriak-teriak dan tarik-tarik baju. Dalam hati, nyesel sudah marah, ingin merangkul tapi ah sudahlah selesaikan dulu saja.
Setelah selesai cuci ikan, baru temani adek, ambilkan minum dulu karena capek teriak-teriak. Lalu temani ke tengah rumah, teteh juga terbangun karena mendengar teriakan adek.
Tak lama ditemani, dikipasi adek agra pun tidur. Ah nyesel sudah marah-marah, padahal harusnya tadi temani saja dulu ternyata agra mengantuk, karena agra jarang tidur siang dan biasanya kalau tidur malam juga lama ditemani baru tidur. Maafin ummi ya dek. Komunikasi produktif hari ini gagal :(
#day7
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2
Selasa, 06 Juni 2017
Tantangan10hari (day6)
KOMUNIKASI PRODUKTIF
ini hari keempat teteh masih beser juga, dan teteh ngeluh kalau habis pipis sakit.
Akhirnya diputuskan untuk periksa k dokter nanti sore.
Ummi : "Teteh pipisnya masih? Sakit?"
Giza: "kalau pipisnya ga sakit, habis pipisnya sakit"
Ummi: "nanti sore periksa ya k dokter"
Giza: "iya"
........
Hasil periksa dokter teteh kemungkinan kena infeksi saluran kemih dan diberi obat yang lumayan banyak, 4 macam.
Pulang dari dokter badannya juga mulai demam.
Ummi: "Teh diminum dulu ya obatnya"
Giza: "iya mi, tapi siapin dulu airnya, dijilat dulu obatnya takut asem"
Alhamdulillah, semua obat diminum tanpa drama.
Ummi: "teteh pinter minum obatnya"
Giza: "pinter ya mi? Lebih pinter teteh atau adek agra?"
Ummi: "dua-duanya pinter minum obatnya."
Giza: "tapi teteh lebih pinter"
Ummi: "iya teteh lebih pinter" (ternyata ingin dipuji lebih spesifik, untung adeknya sudah tidur, kalau masih bangun pasti rebutan yang lebih pinter :D)
#day6
#KomunikasiProduktif
#JelasMemberiPujian
#KuliahBunsatIIP
#Tantangan10Hari
#GameLevel1
ini hari keempat teteh masih beser juga, dan teteh ngeluh kalau habis pipis sakit.
Akhirnya diputuskan untuk periksa k dokter nanti sore.
Ummi : "Teteh pipisnya masih? Sakit?"
Giza: "kalau pipisnya ga sakit, habis pipisnya sakit"
Ummi: "nanti sore periksa ya k dokter"
Giza: "iya"
........
Hasil periksa dokter teteh kemungkinan kena infeksi saluran kemih dan diberi obat yang lumayan banyak, 4 macam.
Pulang dari dokter badannya juga mulai demam.
Ummi: "Teh diminum dulu ya obatnya"
Giza: "iya mi, tapi siapin dulu airnya, dijilat dulu obatnya takut asem"
Alhamdulillah, semua obat diminum tanpa drama.
Ummi: "teteh pinter minum obatnya"
Giza: "pinter ya mi? Lebih pinter teteh atau adek agra?"
Ummi: "dua-duanya pinter minum obatnya."
Giza: "tapi teteh lebih pinter"
Ummi: "iya teteh lebih pinter" (ternyata ingin dipuji lebih spesifik, untung adeknya sudah tidur, kalau masih bangun pasti rebutan yang lebih pinter :D)
#day6
#KomunikasiProduktif
#JelasMemberiPujian
#KuliahBunsatIIP
#Tantangan10Hari
#GameLevel1
Senin, 05 Juni 2017
Tantangan10hari (day5)
Komunikasi Produktif
Setelah beberapa hari ini mencoba konsisten mempraktikan komunikasi produktif dengan anak, poin mengendalikan emosi dan menjaga intonasi dan suara yang ramah. Alhamdulillah, sudah berkurang drama tiap malam menjelang tidur. Adek agra jadi lebih cepat tidurnya, tanpa drama nangis2 dan omelan ummi. Semoga bisa terus istiqomah seperti ini.
#day5
#Tantangan10Hari
#GameLevel1
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2
Minggu, 04 Juni 2017
Tantangan Level 1 (day4)
TANTANGAN 10 HARI
KOMUNIKASI PRODUKTIF
Sore ini teteh n adek nagih jalan-jalan k Time Zone. Teteh bilang "kenapa kalau puasa tidak pernah jalan-jalan?"
Duh jadi ga tega, jadilah diputuskan insyaAllah sore ini kita jalan-jalan dan buka puasa diluar.
Tapi syaratnya, sebelum pergi mainannya harus dibereskan dulu, dan seperti biasa diwarnai drama dulu. Sampai teteh teriak "Teteh masih mau main!!!" Sambil matanya melotot. Dalam hati, kenapa teteh sekarang jadi lebih gampang marah ya, apa mungkin meniru saya. Ah jadi baper, maafkan ummi ya Teh, ummi akan berusaha lebih keras lagi untuk lebih bisa bersabar, mengendalikan emosi, berlatih menggunakan intonasi dan suara yang ramah. Bismillah, semangat.!!!
#day4
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2
KOMUNIKASI PRODUKTIF
Sore ini teteh n adek nagih jalan-jalan k Time Zone. Teteh bilang "kenapa kalau puasa tidak pernah jalan-jalan?"
Duh jadi ga tega, jadilah diputuskan insyaAllah sore ini kita jalan-jalan dan buka puasa diluar.
Tapi syaratnya, sebelum pergi mainannya harus dibereskan dulu, dan seperti biasa diwarnai drama dulu. Sampai teteh teriak "Teteh masih mau main!!!" Sambil matanya melotot. Dalam hati, kenapa teteh sekarang jadi lebih gampang marah ya, apa mungkin meniru saya. Ah jadi baper, maafkan ummi ya Teh, ummi akan berusaha lebih keras lagi untuk lebih bisa bersabar, mengendalikan emosi, berlatih menggunakan intonasi dan suara yang ramah. Bismillah, semangat.!!!
#day4
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2
Sabtu, 03 Juni 2017
Tantangan level 1 (day3)
Tantangan level 1
Komunikasi Produktif
Hari ini seharian cuaca mendung seharian, gerimis, dingin. Teteh giza jadinya beser, sebentar-sebentar bilang minta pipis. Baru beberapa menit main, pipis lagi, sampai-sampai ga tahan dan pipis di celana. Mau marah, tapi kasihan, akhirnya dipakaikan popok.
Menjelang sore, ngantuk banget ga tahan, sambil ngelonin dede sophia, ummi juga ikutan tiduran dan tidur beneran. Adek agra merengek minta ummi jangan tidur, untung abi pulang, jadi ummi bisa lanjut tidur sebentar.
Saat masih setengah sadar karena bangun tidur, tiba-tiba teteh giza bilang kalau ingin bab dan tidak tertahan sampai pup di popoknya. Duuuuhhhh rasanya mau marah, intonasi sudah mulai sedikit naik... habis selesai pup, masih beser, sampai ngompol di celana. Antara kasihan tapi kesel juga.... akhirnya males ngomong. Daripada ngomong malah marah.
Sabar....sabar....
Tidak lama dia minta mandi karena mau ikut abi keluar beli lauk untuk buka, mukanya ceria... jadi ga tega untuk ngomel, akhirnya diajak ngobrol aja sambil dipakaikan baju... "tadi waktu ummi tidur, teteh main apa aja sama kaka riri?" Dan dia pun menjawab sambil senyum...
Menjelang tidur malam, adek agra yg tadi ikutan tidur sore, masih belum ngantuk, padahal umminya sudah sangat ngantuk, hari ini benar-benar lemes. De sophia juga nangis minta mimi, tapi de agra ga mau ngalah, dia tetap ingin ditemani tidur lebih dulu. Sudah dibujuk
Ummi: "ummi boboin de sophia dulu ya, adek main dulu sama abi"
Agra: "ga mau, bobo"
Ummi: "de sophianya ikut mimi di kasur adek ya?"
Agra: "ga boleh, ummi bobo"
Abi: "de sophianya mimi aja disana"
Agra masih nolak... biasanya klo sudah seperti ini intonasi akan mulai naik beberapa oktaf, tapi mengingat poin komprod tentang "intonasi dan suara yang ramah" akhirnya dicoba...
Ummi : "tuh adek sophia nangis, katanya pengen ikutan tidur di kasur teteh agra boleh? Pengen tau enak atau ga tidur disini"
Agra: "boleh mi"
Ah akhirnya.... ternyata memang intonasi dan suara yang ramah lebih efektif untuk berkomunikasi dengan anak. Semoga bisa istiqomah mempraktikkannya.
#day3
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2
Komunikasi Produktif
Hari ini seharian cuaca mendung seharian, gerimis, dingin. Teteh giza jadinya beser, sebentar-sebentar bilang minta pipis. Baru beberapa menit main, pipis lagi, sampai-sampai ga tahan dan pipis di celana. Mau marah, tapi kasihan, akhirnya dipakaikan popok.
Menjelang sore, ngantuk banget ga tahan, sambil ngelonin dede sophia, ummi juga ikutan tiduran dan tidur beneran. Adek agra merengek minta ummi jangan tidur, untung abi pulang, jadi ummi bisa lanjut tidur sebentar.
Saat masih setengah sadar karena bangun tidur, tiba-tiba teteh giza bilang kalau ingin bab dan tidak tertahan sampai pup di popoknya. Duuuuhhhh rasanya mau marah, intonasi sudah mulai sedikit naik... habis selesai pup, masih beser, sampai ngompol di celana. Antara kasihan tapi kesel juga.... akhirnya males ngomong. Daripada ngomong malah marah.
Sabar....sabar....
Tidak lama dia minta mandi karena mau ikut abi keluar beli lauk untuk buka, mukanya ceria... jadi ga tega untuk ngomel, akhirnya diajak ngobrol aja sambil dipakaikan baju... "tadi waktu ummi tidur, teteh main apa aja sama kaka riri?" Dan dia pun menjawab sambil senyum...
Menjelang tidur malam, adek agra yg tadi ikutan tidur sore, masih belum ngantuk, padahal umminya sudah sangat ngantuk, hari ini benar-benar lemes. De sophia juga nangis minta mimi, tapi de agra ga mau ngalah, dia tetap ingin ditemani tidur lebih dulu. Sudah dibujuk
Ummi: "ummi boboin de sophia dulu ya, adek main dulu sama abi"
Agra: "ga mau, bobo"
Ummi: "de sophianya ikut mimi di kasur adek ya?"
Agra: "ga boleh, ummi bobo"
Abi: "de sophianya mimi aja disana"
Agra masih nolak... biasanya klo sudah seperti ini intonasi akan mulai naik beberapa oktaf, tapi mengingat poin komprod tentang "intonasi dan suara yang ramah" akhirnya dicoba...
Ummi : "tuh adek sophia nangis, katanya pengen ikutan tidur di kasur teteh agra boleh? Pengen tau enak atau ga tidur disini"
Agra: "boleh mi"
Ah akhirnya.... ternyata memang intonasi dan suara yang ramah lebih efektif untuk berkomunikasi dengan anak. Semoga bisa istiqomah mempraktikkannya.
#day3
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#GameLevel1
#KuliahBunsayIIP
#BunsayBatch2
Jumat, 02 Juni 2017
Tantangan level 1 (day2)
Tantangan level 1
Komunikasi produktif
Hari ini ummi ada agenda di kantor Abi pagi-pagi, anak-anak terpaksa dibangunkan lebih pagi karena harus siap-siap betangkat ikut bareng abi k kantor.
Seperti biasa kalau pagi-pagi dibangunkan selalu ada drama. Yang masih ngantuk-lah, malas mandi-lah, ingin sarapan dulu sebelum mandi, padahal waktu sudah mepet. Satu jam harus mempersiapkan 2 balita dan satu bayi itu luar biasa pak-pik-pek riweuh kalau kata orang sundanya mah.
Huft...sabar...kendalikan emosi....masih pagi...jaga intonasi....kalau paginya diawali dengan drama, dan ummi terpancing emosi, biasanya ke depannya juga akan lebih banyak drama...
Kali ini mencoba untuk mengendalikan emosi, biasanya ummi keukeuh dengan "ayo mandi dulu, nanti terlambat!!!"
Sekarang dicoba "siapa yang mau mandi duluan...??? Mandi dulu, ummi sudah siapkan sarapannya, nanti dimakan di kantor abi ya...."
Alhamdulillah, si sulung yang biasa keukeuh ingin sarapan dulu dan malas2an kalau disuruh mandi pagi, akhirnya mau bergerak lebih dulu.
Anak kedua yang biasanya paling semangat mandi pagi, tapi karena masih mengantuk, dia malah nangis ingin bobo lagi. Tapi alhamdulillah drama nangis tidak lama. Biasanya kalau lagi riweuh seperti itu, ummi gampang terpancing emosinya, ingin semua sesuai rencana ummi. Tapi, jika diperhatikan kembali, justru anak-anak malah semakin mempertahankan diri juga dengan rencananya sendiri, akhirnya pakeukeuh-keukeuh ga ada yang mau mengalah.
Tapi dengan mengendalikan emosi, sabar, inget lagi puasa, jaga intonasi suara, alhamdulillah ternyata anak-anak lebih gampang diarahkan....
#day2
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktik
#KuliahBunsayIIP
#GameLevel1
#BunsayBatch2
Komunikasi produktif
Hari ini ummi ada agenda di kantor Abi pagi-pagi, anak-anak terpaksa dibangunkan lebih pagi karena harus siap-siap betangkat ikut bareng abi k kantor.
Seperti biasa kalau pagi-pagi dibangunkan selalu ada drama. Yang masih ngantuk-lah, malas mandi-lah, ingin sarapan dulu sebelum mandi, padahal waktu sudah mepet. Satu jam harus mempersiapkan 2 balita dan satu bayi itu luar biasa pak-pik-pek riweuh kalau kata orang sundanya mah.
Huft...sabar...kendalikan emosi....masih pagi...jaga intonasi....kalau paginya diawali dengan drama, dan ummi terpancing emosi, biasanya ke depannya juga akan lebih banyak drama...
Kali ini mencoba untuk mengendalikan emosi, biasanya ummi keukeuh dengan "ayo mandi dulu, nanti terlambat!!!"
Sekarang dicoba "siapa yang mau mandi duluan...??? Mandi dulu, ummi sudah siapkan sarapannya, nanti dimakan di kantor abi ya...."
Alhamdulillah, si sulung yang biasa keukeuh ingin sarapan dulu dan malas2an kalau disuruh mandi pagi, akhirnya mau bergerak lebih dulu.
Anak kedua yang biasanya paling semangat mandi pagi, tapi karena masih mengantuk, dia malah nangis ingin bobo lagi. Tapi alhamdulillah drama nangis tidak lama. Biasanya kalau lagi riweuh seperti itu, ummi gampang terpancing emosinya, ingin semua sesuai rencana ummi. Tapi, jika diperhatikan kembali, justru anak-anak malah semakin mempertahankan diri juga dengan rencananya sendiri, akhirnya pakeukeuh-keukeuh ga ada yang mau mengalah.
Tapi dengan mengendalikan emosi, sabar, inget lagi puasa, jaga intonasi suara, alhamdulillah ternyata anak-anak lebih gampang diarahkan....
#day2
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktik
#KuliahBunsayIIP
#GameLevel1
#BunsayBatch2
Kamis, 01 Juni 2017
Tantangan level 1 #day1
Tantangan level 1
Komunikasi produktif
Alhamdulillah, mulai menulis lagi, setelah vakum karena NHW sudah selesai :D. Dan sekarang masuk ke level selanjutnya insyaAllah. Kelas yg sudah ditunggu-tunggu, dinantikan dengan cemas karena tidak kunjung diundang masuk grup :D.
Bismillah, mulai tantangan level 1...level 1 nya aja sudah sangat menantang, ga kebayang level selanjutnya... Semangat!!!
Komunikasi produktif, alhamdulillah sejauh ini komunikasi dengan pasangan lancar-lancar saja, miskom masih suka ada tapi masih dalam wajar, masih satu gelombang. Yang sekarang lebih urgent kayaknya membina komunikasi produktif dengan anak.
Setelah melahirkan anak ketiga, saya merasa jadi lebih mudah marah, mudah emosi, apalagi kalau dalam kondisi lelah dan ngantuk, secara otomatis kalau sudah emosi, intonasi mulai naik, dan ekspresi juga mulai ga sedao dilihat. Suka nyesel udahnya...
Jadi, saya pribadi, insyaAllah ingin memperbaiki poin pertama, yaitu mengendalikan emosi, terutama saat sudah mulai sore, malam, saat tubuh sudah lelah dan ngantuk.
Alhamdulillah, tantangannya bertepatan dengan puasa. Awalnya, tidak akan puasa karena khawatir tidak kuat, mengurus 2 balita dan masih menyusui bayi 5m, full asi. Tapi, saat mencoba puasa pertama, alhamdulillah bayi ga rewel, cuma berasa lemes banget ibunya.
Tapi kok ya jadi lebih gampang mengendalikan emosi, padahal kondisi sama lelah dan lapar, karena inget lg puasa, takut pahala berkurang karena marah.
Apa saya harus sering puasa ya.... Supaya bisa mengendalikan emosi...
#day1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunSayIIP
#GameLevel1
#BunSayBatch2
Komunikasi produktif
Alhamdulillah, mulai menulis lagi, setelah vakum karena NHW sudah selesai :D. Dan sekarang masuk ke level selanjutnya insyaAllah. Kelas yg sudah ditunggu-tunggu, dinantikan dengan cemas karena tidak kunjung diundang masuk grup :D.
Bismillah, mulai tantangan level 1...level 1 nya aja sudah sangat menantang, ga kebayang level selanjutnya... Semangat!!!
Komunikasi produktif, alhamdulillah sejauh ini komunikasi dengan pasangan lancar-lancar saja, miskom masih suka ada tapi masih dalam wajar, masih satu gelombang. Yang sekarang lebih urgent kayaknya membina komunikasi produktif dengan anak.
Setelah melahirkan anak ketiga, saya merasa jadi lebih mudah marah, mudah emosi, apalagi kalau dalam kondisi lelah dan ngantuk, secara otomatis kalau sudah emosi, intonasi mulai naik, dan ekspresi juga mulai ga sedao dilihat. Suka nyesel udahnya...
Jadi, saya pribadi, insyaAllah ingin memperbaiki poin pertama, yaitu mengendalikan emosi, terutama saat sudah mulai sore, malam, saat tubuh sudah lelah dan ngantuk.
Alhamdulillah, tantangannya bertepatan dengan puasa. Awalnya, tidak akan puasa karena khawatir tidak kuat, mengurus 2 balita dan masih menyusui bayi 5m, full asi. Tapi, saat mencoba puasa pertama, alhamdulillah bayi ga rewel, cuma berasa lemes banget ibunya.
Tapi kok ya jadi lebih gampang mengendalikan emosi, padahal kondisi sama lelah dan lapar, karena inget lg puasa, takut pahala berkurang karena marah.
Apa saya harus sering puasa ya.... Supaya bisa mengendalikan emosi...
#day1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunSayIIP
#GameLevel1
#BunSayBatch2
Langganan:
Komentar (Atom)